KABUPATEN TANGERANG – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, Squad Nusantara Kabupaten Tangerang berkolaborasi dengan Polres Tangerang menggelar kegiatan sosialisasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Istana Mencari pada Sabtu, 11/04/2026 sebagai bentuk sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan aparat kepolisian dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
Sebanyak 200 peserta dari Anggota PAC Se-Kabupaten Tangerang mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Dalam sosialisasi tersebut, materi disampaikan oleh narasumber dari Polresta Tangerang, Syahrul Bayumi, selaku Kasubnit 2 Regident Sat Lantas Polresta Tangerang.
Dalam pemaparannya, Syahrul Bayumi menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk penggunaan helm berstandar SNI, kelengkapan surat kendaraan, serta pentingnya etika berkendara yang baik guna menghindari kecelakaan di jalan raya.
“Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap diri sendiri dan orang lain. Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna jalan, ” jelasnya.
Sementara itu Ketua DPC Squad Nusantara Kabupaten Tangerang, Agung Setiyo Wibowo, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama, ” ungkap Agung.
Ia juga menambahkan bahwa peran organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat, sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat terbentuk secara luas, dimana kehidupan kita sehari-sehari tidak lepas dari Lalu Lintas” tambahnya.(Spyn).

Ayu Amalia