Diduga Jadi Sumber Kebisingan, Management THM 126 One Two Six Sampaikan Klarifikasi

    Diduga Jadi Sumber Kebisingan, Management THM 126 One Two Six Sampaikan Klarifikasi

    KAB TANGERANG - Management THM 126 One Two Six angkat bicara terkait pemberitaan yang ramai dalam beberapa hari terakhir mengenai dugaan kebisingan yang dikeluhkan warga sekitar atas keberadaan tempat hiburan malam tersebut di kawasan Citra Raya, Kabupaten Tangerang.

    Menyikapi maraknya pemberitaan negatif yang dinilai berpotensi menimbulkan persepsi yang tidak utuh di tengah masyarakat, pihak management menyampaikan klarifikasi agar persoalan tersebut tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu yang memiliki kepentingan lain di luar substansi permasalahan.

    Perihal adanya kebisingan yang menjadi keluhan masyarakat sekitar, pihak management menegaskan bahwa selama ini mereka tetap berkomitmen dan bersikap kooperatif dalam menanggapi setiap masukan dari lingkungan sekitar. Bahkan sejak pemberitaan tersebut mencuat, telah dilakukan musyawarah di Kantor Kelurahan Mekar Bhakti yang dipimpin oleh Lurah Mekar Bhakti, dengan menghadirkan tokoh masyarakat, pemuda setempat, serta perwakilan management THM 126 One Two Six.

    Pihak management menjelaskan bahwa sistem peredaman suara yang digunakan telah memenuhi standar teknis dan ditangani secara profesional. Sebagai bentuk respons, management juga telah melakukan penyetelan ulang sistem suara untuk mengantisipasi potensi kebocoran suara yang dapat mengganggu warga sekitar.

    Selain itu, management menyebut telah dilakukan pengecekan langsung oleh sejumlah pihak terkait, pengurus lingkungan RW, perwakilan kecamatan, serta pemuda setempat. Dari hasil pengecekan tersebut, disebutkan tidak ditemukan sumber kebisingan dominan yang berasal dari THM 126 One Two Six.

    “Memang ada kebisingan, tapi alangkah baiknya dikroscek dulu secara menyeluruh. Jangan sampai pemberitaan hanya menjurus ke satu tempat, karena di sini ada beberapa tempat hiburan, ” ujar Hendri selaku tokoh pemuda Kampung Nalagati.

    Hendri juga menyampaikan bahwa pemuda setempat telah turun langsung melakukan pengecekan di area belakang ruko untuk memastikan sumber suara yang menjadi keluhan warga.

    “Semalam kami dari pemuda turun langsung melakukan pengecekan ke belakang ruko. Hasilnya, sumber suara berasal dari beberapa titik, bukan hanya satu tempat. Temuan ini juga sudah kami sampaikan melalui Wakil RW beserta bukti yang kami miliki, ” jelasnya.

    Sementara itu, Didik selaku Wakil Ketua RT setempat berharap persoalan tersebut dapat disikapi secara adil tanpa menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

    “Kami berharap persoalan ini dilihat secara utuh. Jangan sampai ada pihak yang langsung disalahkan tanpa pengecekan menyeluruh, karena yang kami inginkan adalah kenyamanan warga tetap terjaga, ” ujar Didik.

    Pihak management juga menegaskan bahwa seluruh perizinan operasional yang dimiliki THM 126 One Two Six telah dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Meski demikian, pihaknya tetap membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan pemerintah daerah demi menjaga ketertiban lingkungan.

    Sebagai penutup, management THM 126 One Two Six menegaskan komitmennya untuk terus kooperatif serta memastikan kegiatan usaha tetap berjalan selaras dengan kenyamanan masyarakat sekitar. Pihak management juga berharap seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan media, dapat menyampaikan informasi secara objektif agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat. (Spyn). 

    diduga sumber kebisingan management one two six klarifikasi
    Sopiyan Hadi

    Sopiyan Hadi

    Artikel Sebelumnya

    Polresta Bandara Soetta Gelar Pengamanan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pastikan Lokasi Aman, Unit Jibom Detasemen Gegana Brimob Banten Lakukan Sterilisasi
    Panglima TNI Dampingi Presiden RI Berikan Pengarahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
    Evakuasi dan Pelayanan Kesehatan Warga Korban Pembakaran Honai Oleh KKB
    Polresta Bandara Soetta Gelar Pengamanan Kepulangan Pemain Sepak Bola  Barcelona Legend
    Program Sholat Subuh Keliling, Satbrimob Polda Banten Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
    Rumah Warga Berdekatan Dengan Jalan Tol Exit Bitung KM 25, AMPPL Indonesia Pihak Jasa Marga Harus Kaji Persoalan Jangka panjang Bagi Kesehatan dan Kerusakan
    Diduga Rumah Dijadikan Gudang di Cluster Grove Citra Raya, Ketua FRIC DPW Banten: Pengembang Harus Jaga Ketentraman Penghuni Perumahan
    Polres Jaksel Gagalkan Peredaran 2.700 Ekstasi Jaringan Prancis, 2 Pelaku Ditangkap
    Segel Kementerian Lingkungan Hidup Hanya Jadi Pajangan, Gudang Limbah Ilegal di Kab. Tangerang Diduga Masih Beraktifitas
    Polisi Bandara Soetta Gelar Pengamanan Kedatangan Pemain Legendaris Barcelona
    Bupati Maesyal : Kehadiran Gyokai Indonesia Sangat Membantu, Pemkab Tangerang Ucapkan Terimakasih
    Aktivitas Judi Sabung Ayam di Gang Kancil Jatimulya Kosambi Jalan Kembali Hampir 5 Bulan
    Rumah Warga Berdekatan Dengan Jalan Tol Exit Bitung KM 25, AMPPL Indonesia Pihak Jasa Marga Harus Kaji Persoalan Jangka panjang Bagi Kesehatan dan Kerusakan
    40 Karyawan Outsourcing PLN dari PT Graha Bara Lestari Diduga Dipangkas Haknya 
    Ciptakan Mudik Aman, Polresta Bandara Soetta Sediakan Layanan gratis penitipan barang sementara
    Terharu Kisah Agista, Kapolres Tangerang Kota Beri Tali Asih dan Alat Lukis untuk Anak Pemulung
    Sah! Dr. H Juanda Usman SE, SH, MM Resmi Dilantik Jadi Rektor Pertama Institut PPI
    Sisir Terminal 2, Polisi Bandara Soetta Imbau Masyarakat Hindari Pelanggaran Hukum 
    FRIC DPW Banten Tegaskan Ketum FRIC Tak Terkait Silaturahmi Bripka Agus Murni Personal
    Ketum FRIC Tegaskan Solid Dan Loyal Kepada Organisasi Dan Polri Prioritas 

    Ikuti Kami